Ayo Cek Akte Lahir, Tahun Depan Balap Grasstrack Terapkan Batasan Usia

Kejurnas Grasstrack

Rabu, , 13 Desember 2017 - 19:06 WIB

Penulis :

Ichsan (ixzancuy@gmail.com)

Fotografer :

dok.Ma

Editor :

  • Ayo Cek Akte Lahir, Tahun Depan Balap Grasstrack Terapkan Batasan Usia

    Balap Grasstrack

JAKARTA. Untuk meningkatkan prestasi pembalap dan pemerataan kompetisi di setiap kelas pada balap Grasstrack (GTX), Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengeluarkan rancangan perubahan peraturan olah raga sepeda motor di kategori balap gtx tersebut. Salah satu yang menjadi catatan, yaitu batasan usia, racinglovers.

Adanya pembatasan usia yang disesuaikan untuk 3 kategori kelas gtx, diantaranya untuk kategori kelas Pemula dibatasi sampai usia 17 tahun. Sedangkan di ketegori kelas Junior 18-20 tahun, lalu di kategori kelas Senior adalah usia 21 tahun keatas.

“Perubahan aturan soal batasan usia dibuat ini agar tidak ada pembalap yang bertahan di kelas pemula saja, lalu juga untuk meningkatkan prestasi pembalap, dan tentunya agar setiap event gtx makin banyak peminatnya,” ujar Widia Wibowo, salah satu pengamat Grastrack Indonesia setelah tim MotoraceID meminta pendapatnya.

Widia juga mengatakan, jika tahun lalu kategori berdasarkan prestasi, di tahun depan ditambah dengan berdasarkan usia. Jadi yang wajib naik kelas adalah pembalap yang berdasarkan usia, dan pembalap  yang berprestasi meskipun usianya masih cukup, tentu dia harus naik kelas.

Perlu di garis bawahi, pembatasan usia tersebut berdasarkan tahun, jadi bukan berdasarkan tanggal/bulan, racinglovers. Jadi pembalap yang lahir di bulan januari dan yang lahir di bulan desember dengan tahun yang sama, balapnya tentu sesuai usia mereka.

“Jadi istilahnya begini, agar gak ada pembalap yang seumur-umur main di pemula saja. Contoh soal ada kakeknya yang masih main motor di kelas bebek standart, bapaknya juga main di kelas bebek standart, eh anaknya juga main di kelas bebek standar, balapan bisa ketemu tuh,” tambah pria yang kental dengan logat Betawinya ini.

“Sedangkan untuk pembalap yang umurnya sudah lewat akan tetapi prestasinya masih belum cukup untuk berkompetisi di kelas nya, pembalap tersebut bisa bermain di kelas supporting lainnya. Karena kelas tersebut di atas adalah kelas wajib untuk Kejurnas, Kejurda dan Club Event,” pungkasnya.

Mari kita ambil positifnya saja, racinglovers. Aturan ini dibuat tentu agar semakin bergairah dunia balap gtx di Indonesia.

Semoga dengan aturan baru ini kedepannya balap gtx semakin bagus, dan muncul pembalap-pembalap yang berprestasi. Ciaoo.